Kamis, 16 Maret 2017

SAAT TERAKHIR

Cerpen
SAAT TERAKHIR
Di sebuah sekolah baru ada seorang siswa perempuan bernama callista dan siswa laki-laki bernama nathan .

Saat hendak keluar dari kelas untuk pulang, ada nathan yang menyenggol callista hingga handphone nya terjatuh. Callista pun membentak nathan lalu nathan membetulkan handphone callista yang rusak.
Kemudian selesai juga nathan membetulkan handphone callista.
Nathan: nih handphonenya, coba di nyalakan udah bener belum?
Callista: iya udah bener.(sambil tersenyum) Maaf ya tadi aku bentak-bentak kamu.
Nathan: iya gak apa-apa kok. Ya udah ya aku mau pulang dulu.
Pagi hari ada anak baru di kelas mereka berdua, dan tenyata anaknya barunya itu ryan mantan pacarnya callista.
Di dalam hati callista: ngapain sih nih anak pindah sini segala. Tapi ya sudah lah.. lagian aku udah punya nathan.
Keesokan harinya nathan dan callista semakin dekat sejak kejadian itu.
Callista: nathan untuk saat ini kita jangan terlalu dekat kaya gini ya
Nathan: aku gak mau, aku enggak mau jauh dari kamu, aku sayang kamu, aku cinta kamu.
Callista: apa nathan? (Sambil terkejut)
Nathan: bukannya aku mau bikin kamu terkejut tapi kamu emang harus tau apa yang aku rasain callista)
Callista: aku butuh waktu untuk menjawabnya. Nanti besok siang kita ketemuan di taman ya .
Nathan: oke aku tunggu jawabannya.
Keesokan harinya callista sudah menunggu nathan di taman, tiba-tiba ryan mantan pacar callista menutup mata callista dan callista pun kesal.
Tiba-tiba nathan datang dan melihat callista berduaan dengan cowok lain.
Nathan: oh... ini yang kamu lakuin di belakang aku, kamu jahat callista!
Callista: ini bukan siapa-siapa nathan.
Ryan menyerobot pembicaraan.
Ryan: ini pacar aku, emang kenapa? . Kita akan balikan lagi seperti dulu lagi. Iya kan sayang?
Callista: gak, aku gak mau balikan sama kamu.
Nathan, ini semua cuma salah paham.
Lalu nathan berlari pergi dan membentak callista untuk tidak mengejarnya lagi.
Lalu callista pergi untuk tidak mengerjarnya lagi .
Lalu Nathan menengok ke callista, tiba-tiba ada mobil yang ke arah callista lalu nathan teriak untuk callista menjauh dari mobil tersebut tapi callista tak mendengarnya lalu mobil tersebut menabrak callista.
Lalu nathan menghampirinya dan callista meminta maaf dengan bata-bata.
Callista: maafin aku nathan semua itu cuma salah paham. Aku sayang sama kamu, aku cinta sama kamu. Walaupun aku gak bisa menemani kamu selamanya dan aku akan pergi.
Nathan: kamu enggak salah callista. Aku yang terlalu egois sehingga kamu mrnjadi seperti ini. Kamu enggak boleh ngomong kaya gitu, kamu harus bertahan callista.
Tiba-tiba callista sudah tak bertahan lagi dan akhirnya callista pun pergi meninggalkan nathan untuk selama-lamanya.
Walaupun callista pergi dari kehidupan nathan tapi callista akan selalu sayang dan cinta sama nathan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar